TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Untuk meningkatkan
pengetahuan dan pembudayaan Hak Asasi Manusia (HAM) bagi pendidik dan
siswa, Puluhan pelajar SMAN 1 Tebas dan guru mengikuti sosialisasi
Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM), Kamis (11/9/2014)
kemarin.
Wakil Bupati Sambas DR Pabali Musa MAg. yang juga ketua panitia
RANHAM Kabupaten Sambas mengungkapkan pada dasarnya 7 program utama
panitia Ranham yang akan dilaksanakan diantaranya pembentukan dan
penguatan institusi pelaksana Ranham.
"Keduanya persiapan
pengesahan instrumen HAM Internasional, kemudian ketiga harmonisasi
rancangan dan evaluasi per-UU, keempat pendidikan HAM," jelasnya.
Kemudian
kelima penerapan norma dan standar HAM, keenam pelayanan komunikasi
masyarakat dan ketujuh pemantauan, evaluasi dan pelaporan.
Ia
mengungkapkan panitia Ranham kabupaten Sambas berupaya menginformasikan
atau mensosialisasi kegiatan Ranham bagi guru dan pelajar SMA/SMK.
"Pembentukan
panitia Ranham di Kabupaten Sambas diharapkan mampu membangun persamaan
persepsi dalam penguatan institusi pelaksana Ranham, harmonisasi
rancangan dan evalusasi peraturan daerah, semoga peran dan fungsi
panitia Ranham dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan HAM
di Kabupaten Sambas, "harapnya.
No comments:
Post a Comment