Tuesday, 9 September 2014

Kominfo Imbau Gunakan Internet Sehat





















SAMBAS--Internet menjadi salah satu akses bagi masyarakat untuk melihat berbagai informasi terkini. Namun tak sedikit masyarakat menggunakan internet untuk hal-hal negative. Seperti mengakses situs-situs porno. Untuk mengantipasi ini, Dinas Perhubungan, Komunikas dan Informasi (Dishubkominfo) Sambas mengimbau masyarakat agar menggunakan internet sehat.
"Banyak warga Kabupaten Sambas yang melek internet. Mereka bisa mengakses hampir segala hal, baik melalui warnet hingga telepon seluler. Namun masyarakat masih kurang kesadaran dalam menggunakan Internet Sehat. Sehingga perlu kebersamaan agar anak-anak kita mengakses internet yang mampu membawa wawasannya ke areah lebih baik, "kata H Zainal Abidin saat berdiskusi bersama awak media di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.
Zainal berharap masyarakat dapat memainkan fasilitas internet dengan informasi positif di warnet. Sehingga ilmu teknologi tidak digunakan sembarangan. "Peran kita bersama-sama untuk mengawasi anak agar tidak membuka situs porno, baik melalui Hp, Hotspot, Wifi maupun Warnet, dan kita mengimbau agar warnet bisa memblokir akses situs porno dari pelanggannya, "imbaunya.
Sementara Haya Mardiana Kabid Kominfo Dishubkominfo Sambas menjelaskan, Keberadaan internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat, baik untuk fasilitas kerja maupun sekedar hiburan, karena internet dapat mengakses apapun, jadi perlu diawasi. "Untuk saat ini konten-konten dewasa sulit didapati tetapi juga muncul konten dewasa yang baru yang sulit untuh dicegah,” ujarnya.
Untuk jam operasi warnet, memang tidak ada aturan khusus yang mengikat, namun pihak kominfo terus melakukan pembinaan terhadap pelajar agar tidak melakukan aktivitas diwarnet melibihi pukul 21.00 WIB. "Kita menghimbau kepada masyarakat terutama kalangan anak-anak yan usia pelajar agar mempergunakan internet sehat,batau tidak mengakses internet yang tidak layak, jika jam sekolah dilarang, apalagi menggunakan seragam, "tegasnya.
Terkait keberadaan warnet saat ini, menurutnya,  seperti interlokal di jaman dahulu yang hanya booming beberapa waktu saja. Begitu ada timbul kecanggihan teknologi yang lain secara bengangsur-angsur keberadaannya berkurang, bahkan tidak ada sama sekali. "sama halnya dengan warnet saat ini hanya digunakan sebagai game online saja, "jelasnya.
Hal ini kata dia, dikarenakan kecanggihan teknologi. Siapa saja bisa mengakses internet baik melalui komputer dengan menggunakan modem atau menggunakan jasa seluler yang dapat mengakses internet kapan saja. "Sekarang sudah banyak host spot, sehingga keberadaan warnet saat ini jauh mengalami penurunan, "jelasnya.
Dia menambahkan, menurut data dari Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu (BPMPT) Sambas,  data terakhir yang dihimpun tahun 2011 hingga 2012 sebanyak 30 warnet yang ada di Kabupaten Sambas dan didominasi kecamatan Sambas sendiri. Namun saat ini, belum melakukan pendataan yang pasti keberadaan warnet,  apakah mengalami penurunan, karena untuk perijinan warnet menggunakan ijin gangguan kepada BPMPT, bukan melalui Kominfo," tegasnya. (har)

No comments:

Post a Comment