Berita politik terbaru hari ini – menyusul rencana Ahok yang mengundurkan diri dari Partai Gerinda, Fadli Zon buka suara. Pria kontroversial yang menjadi wakil ketua umum partai tersebut, menilai Basuki Tjahaja Purnama sebagai kutu loncat dan tidak memiliki etika.
Kritikan Fadli Zon bermula dari sikap Ahok yang menentang kemungkinan pilkada akan kembali diselenggarakan oleh DPRD. Padahal, Partai Gerinda memiliki satu visi dengan kolega-kolega partai lain di koalisi Merah Putih untuk menggolkan rencana ini.
Berbeda pandangan dengan partainya sendiri, Ahok kemudian berencana mundur dari Gerindra. Dari sinilah Fadli Zon menilai tindakan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu keblinger. Di sisi lain, Fadli justru menantang, siap menerima keputusan mundur Ahok.
“Kalau benar (Ahok mau mundur), ya itu kita terima, itu pilihan dia. Kapasitas Ahok membicarakan pemilihan kepala daerah oleh DPRD inkonstitusional, itu ngawur,” ungkap Fadli seperti dikutip Kompas.Fadli menilai, pilihan Gerindra mendukung pilkada kembali dilakukan hanya oleh DPRD saja bukan tanpa alasan. Ia menyebut, partainya justru merujuk pada konstitusi dan ideologi Pancasila. Pilkada yang tidak melibatkan partisipasi rakyat secara keseluruhan dianggap lebih efektif dan bisa memutus sistem politik yang serba transaksional.
Fadli Zon mengungkapkan pula, Gerindra tidak akan goyah jika Ahok mundur. Baginya, yang membuat Ahok besar adalah partainya, dan bukan sebaliknya. Justru Fadli menilai jika nantinya Ahok benar-benar keluar dari partai, cap ‘kutu loncat’ bisa melekat padanya.
“Ahok tidak beretika, tidak mengerti partai. Kontribusi dia di Gerindra kecil dan orang akan menilai track record dia, ini bukti orang jadi ‘kutu loncat’,” papar Fadli yang sejak lama terkenal dengan komentarnya yang kontroversial ini.sumber : http://sidomi.com/321219/berita-politik-terbaru-fadli-zon-sebut-ahok-kutu-luncat-tak-punya-etika/
No comments:
Post a Comment